3 Hal Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Properti

Setelah bidang perindustrian mengalami stagnasi, bisnis properti mulai dilirik oleh pemilik modal karena trennya yang menguat seiring pertambahan jumlah penduduk yang membutuhkan tempat tinggal. Bahkan bisnis properti bisa dikatakan sebagai bisnis yang memiliki daya tahan cukup kuat melewati berbagai krisis yang kerap terjadi di suatu negara.

Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) yang didapuk sebagai wadah dari pengusaha properti di Indonesia merilis hasil penghimpunan datanya mengenai kenaikan pertumbuhan bisnis properti di Indonesia yang mencapai 30 persen. Peningkatan ini salah satunya didorong oleh faktor LTV atau Loan To Value yang terkait dengan besaran uang muka (down payment) yang harus dibayarkan oleh konsumen. Bahkan besaran angsuran kedua dan ketiga juga memberi porsi pada peningkatan pertumbuhan ini.

tips beli properti

Dengan maraknya bisnis properti, mengundang pula pihak-pihak yang hendak mencicipi manisnya bisnis ini. Salah satunya dengan melakukan penipuan yang mengakibatkan kerugian dengan nilai yang sangat besar. Dengan sistem DP dan hanya bermodal maket serta brosur berwarna yang menarik, telah mampu menghipnotis calon konsumen yang memang benar-benar membutuhkan rumah, memberikan uang tanda jadi hingga uang muka kepada developer abal-abal. Praktik-praktik seperti ini cukup banyak. Namun, pihak kepolisian belum mampu melindungi masyarakat dengan menangkap pelakunya atau memberikan perlindungan yang cukup sehingga masyarakat bisa terhindar dari penipuan.

Untuk memastikan developer memiliki bisnis properti yang legal atau tidak, ada baiknya kita menyimak beberapa tips di bawah ini sebelum memutuskan untuk membeli property.

  1. Reputasi Developer

Sebagai nasabah, sudah seharusnya kita mempelajari dan mengenali developer yang menawarkan properti. Karena dalam bisnis properti, developer tidak wajib mempunyai produk yang sudah jadi sehingga produk yang ditawarkan masih berupa desain dan janji-janji. Nasabah diyakinkan melalui maket dan brosur penuh warna yang menarik mata yang biasanya ditawarkan di dalam pameran perumahan atau di mal-mal. Terkadang iming-iming bonus produk dan diskon mampu membuat nasabah lengah akan reputasi developer.

Cara mengenali reputasi developer yaitu dengan mengetahui izin yang dimiliki oleh developer dan izin-izin yang dibutuhkan untuk membangun properti seperti IMB dan izin legal lainnya yang bisa dicek di departemen terkait. Jangan merasa takut untuk menanyakan dokumen legal ini, karena setiap nasabah sebagai konsumen berhak mendapatkan informasi lengkap yang terkait dengan properti.

developer rumah wanprestasi

  1. Cermati kontrak

Kontrak menjadi tanda jadi nasabah dengan developer. Sehingga setiap ketentuan dan sanksi dituangkan secara detail di dalam surat kontrak. Luangkan waktu untuk memahami isi kontrak. Jika tidak mampu, bertanyalah pada mereka yang memiliki kemampuan dan pemahaman di bidang hukum dan dokumen kontrak untuk menghindari dampak hukum yang berujung pada kasus penipuan atau perdata.

  1. Hubungan yang baik dengan developer

Karena pembelian properti bersifat jangka panjang, hubungan baik dengan developer harus tetap dijaga untuk mencegah miskomunikasi. Jangan sampai proses pembelian belum selesai, developer lepas tangan dan nasabah tidak bisa menyampaikan keluhan terkait dengan haknya sebagai pembeli. Sedangkan kewajiban membayar angsuran setiap bulannya tidak berhenti begitu saja.

Hubungan baik ini juga akan berpengaruh pada komplen ketidaksesuaian pemenuhan janji yang tertuang di dokumen kontrak. Belakangan, terdapat kasus pembelian properti di mana developer lepas tangan dan nasabah pembeli properti tidak mendapatkan haknya dan tidak memiliki saluran untuk menyampaikan keluhannya. YLKI sebagai mediasi tidak mampu memberikan solusi kepada konsumen dan memaksa developer memenuhi janjinya.

Bisnis properti yang menjamur tentu akan juga bisa membawa dampak negatif berupa penipuan dan wan prestasi dari developer. Hal yang pertama dan utama yang bisa kita lakukan adalah menjadi konsumen cerdas dan kritis. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Ronaldo Mengatakan Hukumannya Berlebihan dan Konyol

Ronaldo Mengatakan Hukumannya Berlebihan dan Konyol

Cristiano Ronaldo mengungkapkan kekecewaannya terkait hukuman skors lima pertandingan yang diterimanya. Bintang Real Madrid itu mengatakan hukumannya terlalu berlebihan dan konyol.

Ronaldo dihukum larangan tampil di lima pertandingan level domestik Spanyol. Pemain 32 tahun itu dihukum karena kartu merah dan aksinya mendorong wasit di leg pertama Piala Super Spanyol melawan Barcelona.

Madrid sempat mengupayakan banding untuk mencoba setidaknya mengurangi hukuman tersebut. Tapi banding itu ditolak oleh Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF).

Atas hukuman itu, Ronaldo pun menyuarakan kekecewaannya lewat media sosial. Melalui akun Instagram-nya, pemain asal Portugal itu menyebut hukuman untuknya tak ubahnya persekusi.

“Mustahil untuk tidak terpengaruh dengan situasi seperti ini, lima pertandingan!!”

“Itu tampaknya berlebihan dan konyol, ini namanya persekusi!”

“Terima kasih untuk rekan-rekan setim saya atas dukungan dan juga para penggemar,”

Berikut video nya :

Madrid Krisis Striker karena Morata Dijual

Madrid Krisis Striker karena Morata Dijual

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui timnya krisis striker menyusul kepergian Alvaro Morata. Lalu, adakah penyerang baru yang didatangkan?

Morata resmi menjadi pemain Chelsea setelah didatangkan dengan harga yang luar biasa yakni 80 juta euro atau sekitar Rp.1,2 triliun. Dia diproyeksikan jadi striker utama The Blues menggantikan Diego Costa.

Bagi Morata, ini adalah kesempatan untuknya unjuk gigi setelah musim lalu kalah bersaing dengan Karim Benzema. Padahal Morata adalah topskorer kedua Madrid dengan 20 gol di seluruh kompetisi.

Di satu sisi, Madrid meski mendapat uang banyak dari penjualan Morata, mau tak mau dipusingkan dengan minimnya stok striker yang dipunya. Praktis tak ada lagi pemain depan mumpuni yang bisa jadi pelapis Benzema, Cristiano Ronaldo, dan Gareth Bale. Hanya Borja Mayoral yang tersisa sebagai penyerang tengah saat ini.

Madrid tentu tak bisa tinggal diam terkait fakta ini mengingat musim lalu trio BBC sering tak tampil bersama-sama karena bergantian dihantam cedera, khususnya Bale yang sempat absen lama.

“Kami sudah tahu apa yang Morata lakukan musim lalu, dia bermain sangat baik, dan memberi kami banyak pilihan,” ujar Zidane.

“Untuk saat ini Alvaro sudah pergi dan kami kekurangan striker,” sambungnya.

Bursa transfer musim panas masih dibuka hingga 31 Agustus mendatang. Salah satu nama yang santer akan didatangkan El Real adalah Kylian Mbappe dari AS Monaco. Meski Madrid kabarnya harus mengeluarkan dana lebih dari 100 juta euro untuk pemain muda Prancis itu.

“Dia pemain yang sangat bagus dan diincar banyak klub. Kita lihat saja apa yang terjadi, kami masih punya waktu hingga 31 Agustus,” pungkasnya.