Skip to content

Bek legendaris yang belum pernah juara dunia

5-maldini

Phil Neal, Inggris, 1976-1983

Phil Neal ada dalam kalangan pemain Inggris paling berbakat sepanjang masa, bersama dengan Ryan Giggs, Paul Scholes, dan rekan setim Neal, Alan Hansen. Neal membela Liverpool selama 12 musim, dan dalam 10 musim di antaranya, dia hanya satu kali absen dalam pertandingan liga! Antara tahun 1976 dan 1984, di mana dia hanya melewatkan satu pertandingan, dia bermain di setiap pertandingan untuk klub, termasuk pertandingan liga, piala domestik, dan pertandingan Eropa. Anehnya, meski dia seorang pemain bertahan, dia adalah pilihan eksekutor penalti pertama Liverpool, dan mencetak gol penalti dalam kemenangan final Piala Eropa tahun 1977 untuk Liverpool.

Sayangnya, tahun terbaik Neal di Liverpool juga berbarengan dengan turunnya penampilan tim nasional, yang gagal lolos ke Piala Dunia 1974 dan 1978. Neal terpilih dalam skuad 1982 dan 1986, tetapi tim itu tidak pernah lolos dari perempat final.

Ronald Koeman, Belanda, 1982-1994

Koeman adalah seorang pemain bertahan lengkap dan berbakat, dan juga terkenal karena daya serangnya dan tembakan jarak jauh, yang memberikan dimensi berbeda terhadap lini serang timnya. Dalam sebuah karir yang sangat sukses, Koeman sempat membela banyak klub Eropa ternama, termasuk ‘Dream Team’ dari Barcelona di awal tahun 1990’an.

Koeman merupakan pemain penting dalam kemenangan Belanda di ajang Euro 1988, tetapi tim itu tersingkir di babak penyisihan Piala Dunia 1990 dan 1994; Koeman adalah kapten tim Belanda untuk turnamen 1994.

Polo Maldini, Italia, 1988-2002

Maldini terkenal karena gaya bertahan elegan dan tenangnya selama karir panjangnya, dan loyalitasnya pada klub asalnya AC Milan. Maldini membela Milan sejak tahun 1985 sampai 2009, dan jadi kapten klub selama lebih dari 10 tahun. Dia juga memegang rekor sebagai penampil terbanyak di final Liga Champions, dengan 8 penampilan final, termasuk meraih 5 trofi. Meski berkaki kanan, dia juga bermain sebagai bek kiri. Gaya bertahannya didasarkan pada permainan antisifpatif yang pintar dan juga posisi yang cermat untuk menghindari gol. Meski sebagai bek tengah, dia pemain yang sangat bersih dengan mencatatkan rata-rata hanya satu tekel dalam setiap dua pertandingan!

Comments are closed.