Madrid Krisis Striker karena Morata Dijual

Madrid Krisis Striker karena Morata Dijual

Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengakui timnya krisis striker menyusul kepergian Alvaro Morata. Lalu, adakah penyerang baru yang didatangkan?

Morata resmi menjadi pemain Chelsea setelah didatangkan dengan harga yang luar biasa yakni 80 juta euro atau sekitar Rp.1,2 triliun. Dia diproyeksikan jadi striker utama The Blues menggantikan Diego Costa.

Bagi Morata, ini adalah kesempatan untuknya unjuk gigi setelah musim lalu kalah bersaing dengan Karim Benzema. Padahal Morata adalah topskorer kedua Madrid dengan 20 gol di seluruh kompetisi.

Di satu sisi, Madrid meski mendapat uang banyak dari penjualan Morata, mau tak mau dipusingkan dengan minimnya stok striker yang dipunya. Praktis tak ada lagi pemain depan mumpuni yang bisa jadi pelapis Benzema, Cristiano Ronaldo, dan Gareth Bale. Hanya Borja Mayoral yang tersisa sebagai penyerang tengah saat ini.

Madrid tentu tak bisa tinggal diam terkait fakta ini mengingat musim lalu trio BBC sering tak tampil bersama-sama karena bergantian dihantam cedera, khususnya Bale yang sempat absen lama.

“Kami sudah tahu apa yang Morata lakukan musim lalu, dia bermain sangat baik, dan memberi kami banyak pilihan,” ujar Zidane.

“Untuk saat ini Alvaro sudah pergi dan kami kekurangan striker,” sambungnya.

Bursa transfer musim panas masih dibuka hingga 31 Agustus mendatang. Salah satu nama yang santer akan didatangkan El Real adalah Kylian Mbappe dari AS Monaco. Meski Madrid kabarnya harus mengeluarkan dana lebih dari 100 juta euro untuk pemain muda Prancis itu.

“Dia pemain yang sangat bagus dan diincar banyak klub. Kita lihat saja apa yang terjadi, kami masih punya waktu hingga 31 Agustus,” pungkasnya.