Rahasia Produktif Sumbang Gol dari Ramos

Rahasia Produktif Sumbang Gol dari Ramos

Sergio Ramos sangat sering menyumbang gol kepada Real Madrid kendati berposisi sebagai bek tengah. Dia mengungkapkan rahasia di balik produktivitas golnya yang tinggi.

Bersama RM musim lalu, Ramos sudah mencetak sebanyak 10 gol di semua ajang. Dia hanya berjarak satu gol lebih sedikit dari Isco dan James Rodriguez.

Beberapa gol Ramos tercipta di saat-saat penting seperti laga Piala Super Eropa saat melawan Sevilla. Satu golnya membantu El Real menang 3-2.

Ramos mengatakan bahwa dirinya bermain sebagai striker saat masih menjadi pesepakbola muda. Hal itulah yang membuatnya mempunyai insting gol yang tinggi dan merasa nyaman saat membantu penyerangan.

Bek berumur 31 tahun itu juga mengungkapkan faktor lain dan keuntungan dengan ketajamannya, terutama saat situasi bola mati.

“Ya. Aku selalu bermain sebagai seorang striker dan selalu meniru perayaan gol para striker seperti Ronaldo. Itu membuatku merasa nyaman saat situasi ofensif dan mungkin itu yang membuatku berskap berbeda dibandingkan dengan para pemain belakang yang pernah bermain seperti ini saat kecil,” kata Ramos.

“Kupikir Anda mendefinisikannya dengan baik. Itu merupakan sebuah kesatuan. Selain latihan, Anda juga harus mempunyai koneksi yang bagus dengan siapa saja yang mengirimkan umpan silang, apakah itu Toni Kroos, Luka Modric, atau James. Koordinasi dari bahasa tubuh menjadikan segalanya, ditambah dengan kekuatan fisik dan latihan, berjalan dengan baik.”

“Tak semuanya berakhir dengan efisiensi yang sama, tapi itu juga merupakan pertanda untuk terus bekerja. Orang tuaku selalu mengingatkanku mengenal hal itu, saat kami melakukan latihan di pantai. Pergerakan, pengamatan, sinkronisasi…semuanya.”

“Dalam beberapa tahun terakhir, memang benar bahwa mungkin dengan gol yang sudah dicetak, aku mendapatkan perhatian khusus. Tak wajar ada dua atau tiga pemain menjagaku. Tapi, itu merupakan keuntungan untuk tim karena aku menarik para pemain rival dan memudahkan pemain lain seperti Casemiro, yang mencetak gol melawan Barcelona, atau Pepe yang melakukannya saat laga melawan Barcelona. Kami semua mendapat keuntungan,” imbuhnya.

Buffon Enggan Banyak Komentar terkait Donnarumma

Buffon Enggan Banyak Komentar terkait DonnarummaSetelah ditelusuri Gianluigi Buffon mengaku sempat mengobrol dengan Juniornya di tim nasional Italia, Gianluigi Donnarumma, yang sedang mempertimbangkan masa depannya untuk perpanjangan kontrak dengan AC Milan.

Donnarumma sebelumnya menolak perpanjangan kontrak yang diajukan Milan. Hal itu membuat Milan dalam posisi sulit karena kontrak kiper 18 tahun tersebut hanya tersisa satu musim saja.

Donnarumma pun mendapatkan banyak kecaman terutama dari kelompok suporter Milan yang menilai dirinya ‘mata duitan’. Agen Donnarumma, Mino Raiola, juga mendapat banyak sorotan tajam yang diduga mempengaruhi si pemain.

Belakangan Donnarumma disebut-sebut mulai membuka kembali pintu negosiasi dengan Milan. Di saat yang bersamaan, isu transfer terus bergulir dengan Real Madrid dan juga Juventus yang dikabarkan terus memantau situasinya.

Untuk Juventus, Donnarumma memang sudah dikaitkan dengan mereka sejak beberapa waktu lalu. Dia digadang-gadang akan menjadi penerus Buffon, kiper Juventus sekaligus timnas Italia.

Buffon pribadi mengaku sempat berbincang singkat dengan juniornya tersebut, tapi menolak disebut memberikan saran.

“Saya tidak memberikan saran, karena saya selalu punya kesalahan-kesalahan saya sendiri dan hanya akan menambah kekacauan ke situasi yang ada saja,” kata Buffon.

“Tapi saya memang sempat berbincang-bincang sedikit selama 15 menit dengan Gigio. Saya tak bisa bilang apa yang kami bahas.”

“Saya tak tahu apakah dia akan bertahan di Milan. Saya cuma bilang ke dia untuk melakukan apa yang membuatnya bahagia,” tambahnya.

Kehilangan Besar untuk La Liga Jika Ronaldo Pergi

Kehilangan Besar untuk La Liga Jika Ronaldo Pergi

Dari akhir pekan lalu saja Ronaldo sudah dirumorkan ingin hengkang dari Spanyol dan Real Madrid. Alasan dia mendadak berniat pergi adalah kaerna Ronaldo merasa tidak mendapat dukungan dari El Real terkait kasus pajak yang sedang melandanya.

Dengan apa yang sudah diberikan kepada Madrid selama tujuh tahun, kepergian bintang asal Portugal itu akan sangat merugikan Los Merengues. Bukan hanya itu, kompetisi La Liga Primera pun diklaim juga akan merasa kehilangan.

“Anda tidak bisa mengukurnya (seberapa besar kehilangan Ronaldo), tapi yang jelas itu sangat besar, dan terlebih pada perkembangan La Liga secara internasional. Itu akan menjadi kehilangan besar untuk kami, kehilangan yang tak tergantikan,” ucap Presiden La Liga, Javier Tebas.

Tebas, merupakan pendukung Madrid, dia sangat meyakini bahwa Ronaldo tidak bersalah atas kasus pajak yang sedang berjalan sekarang ini.

“Mengetahui apa yang terjadi di sekitar (kasus) dia, dan seberapa profesional sosoknya, saya positif Cristiano Ronaldo tidak bersalah. Kita tengah hidup pada periode di mana berita tentang Kantor Pajak Spanyol berarti semua orang menjadi penggelapan pajak.”

“Saya yakin dia tidak bersalah. Dari apa yang sudah saya baca, saya yakin dia tidak melakukan tindakan melanggar hukum,” tegas Tebas dalam wawancaranya dengan stasium televisi Spanyol, La Sexta.